Meski sudah seminggu berlalu, semoga tidak telat untuk berbagi cerita. Delapan Oktober lalu acara geMasTIK II ditutup dan menelurkan juara-juara baru. Dari 11 tim yang berhasil masuk ke final, alhamdulillah Universitas Indonesia berhasil membawa pulang 1 emas dalam kategori ICT Paper serta 2 perak dalam kategori Data Mining dan Programming. Suatu perkembangan yang cukup baik mengingat pada tahun sebelumnya UI cuma mendapatkan 1 emas saja.
Sumbang 1 Perak
Alhamdulillah bersama tim Rhasta, gw berhasil menyumbangkan 1 perak di kategori Data Mining. Bagi mahasiswa Fasilkom mungkin Data Mining mungkin kurang populer, mengingat sebelum geMasTIK II ini, pengalaman gw bersentuhan dengan Data Mining cuma gara-gara sebuah tugas pada mata kuliah Basis Data II, dulu pun gw kagak ngeh ama soalnya, selain yang diajarin cuma 1 bab teori singkat tentang data warehousing dan data mining, soal yang dikasih pun kagak main-main, sekelas sama permasalahan data mining cup
, alhasil jadilah tugas ini digantungkan kepada orang lain
.
Namun, lain dulu lain sekarang, terinspirasi dari Toni, yang pada geMasTIK I udah nyoba lomba data mining, pada tahun ini bersama Ringo dan Yuan, gw pun mencoba ikutan ketegori ini. Ketika menerima soal penyisihan dari panitia, kami bertiga pada bingung mesti diapain nih data. Alhamdulillah setiap masalah yang ada bisa kita hadapin dengan baik, dan Allah memudahkannya. Ketika bingung cari referensi, masih ada om Google yang bisa buat rujukan dan paman 4shared yang menyediakan berbagai e-book. Ketika bingung sama ngerubah-rubah format data, untung saat itu berkenalan dengan mySQL store prcocedure, sehingga urusan ubah-mengubah format data jadi mudah. Dan tak sia-sia juga pernah ikutan TK JST yang ternyata mengajarkan gw bagaimana proses penelitian, khususnya pada neural network.
Dapet banyak Hal
Selain mendapatkan hadiah, ternyata banyak hal-hal berharga lain yang didapatkan, yaitu:
- Jalan-Jalan ke Bandung rame-rame
(becande,, tapi ada benernya juga). - Jadi terbuka wawasan mengenai bagaimana membungkus presentasi dengan baik, meskipun belum bisa membuat presentasi yang baik, setidaknya udah ada wawasan
. Thx to Ilman yang udah kasih slide-slide inspiratif. - Mengenal aplikasi yang bisa menggantikan benda semacam mouse pointer untuk presentasi dengan HP via Bluetooth, yaitu MobileWitch. Thx lagi bwt Ilman yg udah ngasih tau.
- Yang terakhir, gw jadi menambah wawasan mengenai data mining, baik dari belajar otodidak, dari konsultasi dosen, maupun dari tim-tim lain.
Buat yang Mau Ikutan.
Buat temen-temen Fasilkom yang masih muda, tahun depan harus ikutan geMasTIK, dari segi perolehan medali, kali ini UI cuma menempati urutan ke-4, masih kalah dengan 2 institut yang bertengger di Bandung dan 1 institut yang bertengger di Surabaya (guess what ???
). So, kita harus buktikan bahwa kita bisa berbuat lebih baik lagi.
Nah, based on pengalaman gw di geMasTIK tahun ini, mungkin berikut gw kasih tips-tips yang insya Allah bermanfaat buat kamu yang pengen ikutan acara serupa:
- Jadikan ini sebagai masalah Anda. Ketika kita menganggap suatu hal adalah penting dan menjadi masalah kita, maka otomatis kita akan mencari jalan keluarnya, dan insya Allah bakal ada jalan. So, lomba jangan diduakan dengan tugas kuliah.
- Good TeamWork. Tim yang baik ialah tim yang bisa bermanfaat dan saling melengkapi satu sama lain, jadi pastikan kehadiran masing-masing anggota tim berguna.
- Konsultasi. Pastikan setiap langkah yang kita tempuh divalidasi terlebih dahulu alias dikonsultasikan dengan orang lain. Jika ada pembimbing, diperdayagunakanlah pembimbing itu. Perjuangan Rhasta kali ini juga atas konsultasi serta nasehat-nasehat dari Pa Adila dan Pa Nizar.
- PD. Jangan menyerah dulu sebelum mencoba, siapa tahu tugas, hobi, atau pengalaman yang lain bisa menjadi nilai tambah yang akan kita sadari saat kita melaluinya.
Meski hanya 3 tim yang dapet medali, tapi kita semua adalah JUARA
.


Siapa Yang Menendang Kucing ?
Pada suatu ketika, hiduplah seseorang, sebut saja Mr. Sangar. Mr. Sangar adalah seorang direktur yang suka menumpuk pekerjaan dan suka marah-marah kepada bawahannya. Suatu hari ia mendatangi sekretarisnya, Ms. Jutek, sambil berteriak-teriak, “Berkali-kali saya telepon kantor, koq tidak pernah diangkat”.
“Maaf, saat itu saya sedang di ruang sebelah, pak
” jawab Ms. Jutek.
“Maaf, maaf terus. Ambil kertas-kertas ini, berikan pada kepala bagian dokumentasi. Setelah itu, segera kembali kemari.”
Ms. Jutek bergegas ke bagian dokumentasi dengan rasa dongkol. Setibanya, ia melemparkan kertas-kertas itu ke atas meja Mr. Salah, Kepala Bagian Dokumentasi.
“Jangan terlambat,” kata Ms. Jutek.
Mr. Salah merasa tak nyaman dengan kelakuan sekretaris itu. Ia berkata, “Baik, tapi tolong letakkan yang rapi
.”
“Rapi atau tidak, yang penting segera selesaikan,” tukas Ms. Jutek.
Akhirnya, mereka berdua bersitegang. Suara terdengar menggaduh. Tak lama kemudian Ms. Jutek kembali ke ruangannya. Beberapa jam setelah itu, Mr. Malang, salah seorang staf dokumentasi datang menghadap Mr. Salah. Ia berkata, “Pak, saya mohon izin untuk menjemput anak di sekolah. Setelah itu, saya akan segera kembali lagi ke sini.”
“Tiap hari kau selalu keluar,” kata Mr. Salah.
“Saya kan sudah begini sejak sepuluh tahun yang lalu. Tetapi, baru kali ini Bapak tidak mengizinkan saya.”
“Engkau ingin saya marah ??, lekas kembali ke ruanganmu.” bentak Mr. Salah
Mr. Malang lalu kembali ke ruangannya dengan hati dibalut luka ditambah dengan kekhawatiran terhadap anaknya. Di akhir jam kerja, Mr. Malang pulang ke rumah dengan membawa amarahnya. Di rumah ia disambut anaknya, sebut saja Bunga (bukan nama sebenarnya
). Bunga berlari ke arah ayahnya dengan membawa boneka sambil berkata, ”
Papa, aku diberi hadiah mainan ini oleh Bu Guru, karena aku . . .”
Belum sempat Bunga menyelesaikan kalimatnya, tiba-tiba Mr. Malang berteriak memotong, “Bawa saja mainan itu kepada ibumu !!!”
Bunga pun berlari sambil menangis menemui sang ibu. Saat itu, kucing peliharaan Bunga mendekat, mengelus-eluskan tubuhnya di kakinya seperti biasa. Namun, Bunga malah menendang kucing malang tersebut hingga membentur tembok rumah.
Pesan hari ini : Jangan sampai perilaku kita, membuat sial orang/makhluk lain nun jauh di sana.
diambil dari : “Nikmati Hidupmu”, Dr. Muhammad Al Arifi
gambar : http://b0ugiies.deviantart.com/art/Poor-cat-131567194